Mulai Membangun Sebuah Keluarga Impian

Kehidupan seorang manusia tidaklah lengkap tanpa didampingi oleh seseorang yang mampu serta bersedia menjadi teman hidup disaat suasana susah maupun senang, pernikahan merupakan awal dari sebuah komitmen penting dalam memulai hidup yang baru.

Rencanakan Segalanya Sedari Dini

Seorang anak merupakan pelengkap kebahagiaan rumah tangga, mari kita mulai merencanakan kebutuhan anak-anak kita sejak dini, sehingga masa depannya akan terjamin dan orangtuapun akan tenang dan sejahtera.

Masih Berkata Tidak Pada Asuransi? Coba Anda Pikirkan Kembali

Asuransi Prudential adalah kunci dari semua masalah keuangan terbesar yang akan kita hadapi di masa yang akan datang. Mulai dari proteksi terhadap seluruh tabungan, pendidikan anak, kesehatan, dana pensiun, aset yang dimiliki sekaligus investasi masa depan yang sangat menguntungkan.

Persiapan Untuk Hari Tua

Usia kita tidak selamanya muda, masa-masa produktif dalam mencari nafkah akan tergantikan oleh masa tua, jika kita sudah berada pada titik tersebut tentu sudah saatnya pula kita untuk beristirahat menikmati hari tua, sudahkah anda mempersiapkan dana pensiun guna hari tua anda? ataupun merencanakan keberangkatan anda ibadah haji dan umroh?

Prudential Adalah Asuransi Jiwa Terbaik

Prudential berhasil meraih penghargaan sebagai 1st Best Insurance Company sejak tahun 2001-2013, hal ini membuktikan betapa tingginya kepercayaan masyarakat kepada kinerja serta pelayanan yang diberikan oleh tenaga pemasaran Prudential yang selalu siap sedia membantu perencanaan keuangan keluarga anda.

Tampilkan postingan dengan label Serba - Serbi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serba - Serbi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Januari 2015

Belum Cukup Sakit



Seorang laki-laki pergi mengunjungi seorang petani tua yang dulunya adalah pemburu terkenal. Ketika tiba di pertanian, ia melihat salah satu anjing berburu sang petani terbaring di halaman.

Jelas sekali anjing itu merasa sangat tidak nyaman. Ia merasa terganggu oleh sesuatu, dan gangguan itu menyebabkannya terus menggonggong serta merintih. Setelah memperhatikan selama beberapa menit, laki-laki itu bertanya kepada si petani, "Sebenarnya apa sih yang membuat anjing itu tidak nyaman?"

"Jangan pedulikan anjing tua itu," jawab sang petani. "Ia sudah seperti itu selama bertahun-tahun."

"Pernahkah Anda membawanya ke dokter hewan untuk mencari tahu masalahnya?" tanya laki-laki itu penasaran.

"Buat apa? Saya tahu persis apa yang salah dengan anjing itu. Ia hanya terlalu malas."

"Tapi apa hubungannya dengan rintihannya?"

"Anda tahu," jawab sang petani, "kebetulan di tempat anjing itu duduk ada paku yang mencuat dari kayu. Paku itu menusuk kakinya dan mengganggunya sehingga setiap kali duduk di situ, ia menggonggong dan merintih."

Dengan terbelalak, tamu itu berseru, "Lalu mengapa ia tidak pindah ke tempat lain?"

"Yaahh...." kata petani itu, "saya duga kesakitan itu tidak cukup untuk membuatnya berpindah."

#################################################################################

Hanya ada 2 hal yang bisa memotivasi seseorang untuk mulai melakukan sesuatu, yaitu:
1. Mendekati kesenangan
2. Menjauhi kepedihan

Motivasi yang terhebat adalah kombinasi kedua unsur tersebut sekaligus.

Jadi bila seseorang belum tergerak untuk melakukan sesuatu, bearti:
1. Kesenangan yang terbayang belumlah cukup besar untuk menariknya melakukan sesuatu.
2. Kepedihan yang dideritanya sekarang juga belum cukup besar untuk membuatnya melakukan perubahan.

95% orang suka menunda, sampai ketika "sakit"nya sudah tidak tertahankan lagi, barulah mengadakan perubahan berarti dalam tindakannya, barulah "terpaksa" melakukan hal-hal yang dulu bisa dilakukannya lebih awal.

Yuk Mari Biasakan Minum Infused Water

Di udara yang panas, rasanya sangat pas apabila minum air putih yang segar bukan? Kini ada cara menarik untuk minum air putih agar lebih sehat yaitu dengan INFUSED WATER.

Infused Water adalah air putih yang diberikan tambahan lain untuk memberikan rasa dan manfaat tambahan bagi air tersebut. Infused Water biasanya diberi tambahan buah-buahan yang direndam dalam beberapa waktu hingga sari-sari buahnya keluar. Ada juga yang menyebutnya dengan Spa Water.

Infused Water dapat bertahan antara 2-5 hari di dalam lemari es (tergantung bahan yang dimasukkan ke dalam air) dan dapat ditambah terus dengan air apabila sdh dituang/diminum.

Selain segar tentunya ada khasiatnya, misalnya Lemon Infused Water yang berguna untuk menghilangkan racun didalam tubuh/detoxification apabila diminum secara teratur.

Berikut buah-buah dasar yang digunakan untuk Infused Water serta kegunaanya :

1. Green Tea, Mint, Lime- Fat Burning, Digestion, Headaches, Congestion and Breath Freshener.
2. Strawberry, Kiwi - Cardiovascular Health, Immune System Protection, Blood Sugar Regulation, Digestion.
3. Cucumber, Lime, Lemo - Water Weight Management, Bloating, Appetite Control, Hydration, Digestion.
4. Lemon, Lime, Orange - Digestion Vitamin C, Immune Defense, Heartburn, (drink this one at room temperature)


Kontak Personal :
Kurnia Harapan
0898 2284 844
0821 7627 1090
264F8132

Saya Siap Membantu Merencanakan Keuangan Anda dan Keluarga Anda 

Selasa, 21 Oktober 2014

Persiapkan Sedari Dini

Pernah terbayang jika anak-anak Anda besar nanti, akan jadi apakah mereka? #SiapkahAnda jika mereka tiba-tiba membutuhkan bantuan finansial yang sangat besar demi cita-citanya?

Minggu, 21 September 2014

Ini Plus Minus Simpan Uang di Tabungan

Jakarta -Tabungan menjadi salah satu alternatif masyarakat menyimpan uang. Sebagian kalangan menilai, menyimpan uang di tabungan memberikan keamanan dibanding ditaruh di bawah bantal, sebagian lagi menganggap menaruh uang di bank sama saja menghilangkan uang secara perlahan.

Analis Perbankan OSO Securities Supriyadi memberikan pandangan soal plus minus menyimpan uang di tabungan. Apa saja?

Menaruh uang di tabungan dilakukan untuk memenuhi jangka pendek seperti bertransaksi untuk belanja di mal dan tarik tunai di ATM.

"Saving kebutuhan jangka pendek biasanya untuk transaksi, perputaran lebih cepat. Tabungan untuk kebutuhan mendadak yang memang sangat penting, belanja debet di mal, tarik tunai ATM," jelas dia saat dihubungi detikFinance, Rabu (6/8/2014).

Selain memudahkan transaksi, menyimpan uang juga dinilai lebih aman dibandingkan menyimpan di bawah bantal, lemari, atau tempat konvensional lainnya.

Selain itu, uang di tabungan lebih likuid dan bisa diambil kapan saja dibanding ditaruh di instrumen lainnya.

"Yang ditekankan OJK masyarakat harus bisa menjangkau sektor keuangan, jangan sampai taruh uang di bawah bantal, kalau kebakaran kan risiko tinggi uang hangus. Ini untuk keamanan, kemudahan, transaksi. Keuntungan tabungan likuid jadi bisa dicairkan kapan saja," ujarnya

Namun begitu, keamanan dan kemudahan tersebut ada risikonya yaitu biaya administrasi yang harus dibayar setiap bulan, rata-rata Rp 15.000.

Biaya admin lebih besar dari return. Misal salah satu bank milik negara memberi bunga tabungan setahun di bawah 2%. Sedangkan biaya admin rata-rata Rp 15.000 sebulan. Begitu juga halnya di bank swasta.

"Untuk itu semua perbankan sebagai fasilitator nggak mungkin memberi gratis, harus ada yang dibayar. OJK nge-push masyarakat agar punya tabungan," kata Supriyadi.

Selain ada potongan biaya administrasi bulanan, Supriyadi menyebutkan, bunga tabungan yang diberikan sangat minim, rata-rata 2-3% per tahun. Ini jauh di bawah angka inflasi yang rata-rata 6% per tahun.

"Bunga tabungan rata-rata 2-3% setahun, itu suku bunga nominal, belum terkena inflasi, inflasi rata-rata 6% per tahun, jadi sebenarnya nominalnya tetap minus. Tapi masyarakat tidak menyadarinya," jelas dia.

Supriyadi menambahkan, uang yang mengendap di tabungan bahkan bisa terkikis habis manakala nominal tidak terus ditambah.

"Misal uang Rp 100.000 di tabungan itu ada yang bisa ditarik sampai Rp 0. Tapi meskipun sudah Rp 0 selama account belum ditutup maka akan tetap kena administrasi. Jadi misal setelah 3 bulan kosong terus diisi lagi, maka saldo yang masuk akan otomatis kena biaya admin selama 3 bulan itu. Di tabungan kalau nggak ditambah terus lama-lama habis," pungkasnya

sumber : detikFinance

Bijaklah dalam menentukan perencanaan keuangan keluarga Anda. Hubungi Contact Person diatas. Kami siap membantu Anda dan Keluarga. 

Kamis, 14 Agustus 2014

SELAMAT PAGI SAHABAT PRUDENTIAL!

Pernahkah Anda merasa kebingungan akan biaya yang harus dikeluarkan saat tiba-tiba Anda atau keluarga Anda harus segera dirawat atau harus segera mendapatkan tindakan medis saat itu juga ? 

Dengan memiliki perlindungan asuransi, Anda dan keluarga tidak perlu khawatir apabila situasi ini terjadi.. Pilihlah asuransi sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan Anda dan keluarga..

Dengan system pembayaran cashless, hanya dengan menunjukkan kartu asuransi PruHospital & Surgical Cover (PHS), Anda sudah dapat merasakan kenyamanan layanan di lebih dari 500 RS Rekanan di seluruh Indonesia.


Sabtu, 19 Juli 2014

Pegang Kartu BPJS, tapi Diminta Siapkan Rp 2 Miliar untuk Biaya Operasi



Tribunnews.com, Bekasi - Malang nian nasib Pramudita Iskandar, bayi laki-laki berusia tujuh bulan yang menderita penyumbatan hati. Putra pasangan Ian Muhammad (27) dan Ayu Denta (20) itu ditolak melanjutkan pengobatan di RSCM dan BPJS-nya ditolak.

"Saya melahirkan Pramudita di bidan posyandu. Saat itu sudah terlihat kelainan, warna kulit bayi agak menguning," ujar Ayu Denta di rumah kontrakannya di kawasan Pondok Gede, Selasa (13/05/2014).

Setelah itu, Ayu membawa Pramudita ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bekasi. Di sanalah baru diketahui bahwa Pramudita menderita penyumbatan hati dan harus melakukan cangkok hati.

Pramudita mendapat perawatan selama empat hari di RSUD Bekasi. Setelah itu, pihak rumah sakit merujuk Pramudita untuk dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Alasannya, RSUD Bekasi tidak memiliki fasilitas pengobatan yang memadai untuk pasien penderita penyumbatan hati.

Ayu beserta suami pun mengikuti anjuran RSUD. Pada 14 Maret 2014, mereka membawa Pramudita ke RSCM dengan harapan mendapat penanganan yang baik. Namun, setelah tiga minggu dirawat di RSCM, pihak rumah sakit menganjurkan agar Pramudita dibawa pulang.

"Tidak ada penanganan yang serius, padahal kondisi anak saya sudah seperti ini,” keluh Ayu.

Ayu mengatakan, dia diminta harus menyiapkan uang sekitar Rp 2 miliar untuk biaya operasi dan perawatan apabila Pramudita ingin sembuh. Ketika Ayu menyodorkan surat BPJS Kesehatan kepada pihak rumah sakit, ditolak. Alasannya, biaya dari BPJS Kesehatantidak mampu menutupi semua biaya pengobatan.

“Katanya saya boleh balik lagi jika sudah punya uang untuk biaya operasi, tapi uang segitu darimana saya dapatnya,” keluhnya.

Saat ini, Pramudita masih belum medapatkan perawatan lebih lanjut. Perut dan bagian kelaminnya terlihat membesar.

Bayi itu tinggal bersama kedua orangtuanya serta kakek nenek dalam rumah kontrakan sederhana di Jatiwaringin, Pondokgede. Belum ada bantuan dari pihak manapun.

Ayu Denta kecewa karena BPJS Kesehatan tidak dapat menjadi penolong anaknya. Sedangkan dirinya tidak tahu akan kemana mencari uang untuk biaya pengobatan Pramudita. "Kami hanya tukang cuci dan buruh serabutan," ujarnya.

Rabu, 21 Mei 2014

Lebih 2,2 juta orang Indonesia jadi nasabah asuransi Prudential


LENSAINDONEIA.COM: Prudential Indonesia kembali melampaui pertumbuhan industri asuransi di Indonesia.

Perusahaan secara konsisten menunjukan kinerja bisnis yang kuat dengan tetap mengembangkan investasi melalui produk-produk baru dan program layanan nasabah, yang membuat perusahaan mencatatkan rekor tertinggi untuk total pendapatan premi dan pembayaran klaim dan manfaat.

Total pendapatan premi Prudential Indonesia tumbuh lebih dari 16 persen,hampir 3 kali pertumbuhan yang dicatatkan industri sebesar 5,8 persen. Walaupun pada tahun 2013, kondisi keuangan Indonesia sangat menantang dan mengakibatkan penurunan pertumbuhan pemegang polis pada industri asuransi jiwa di Indonesia sebesar 4 persen, Prudential Indonesia mencatatkan pertumbuhan premi bisnis baru hampir 6 persen.

Saat ini, Prudential Indonesia memberikan perlindungan untuk lebih dari 2,2 juta orang di seluruh Indonesia, naik 23,8 persen dibandingkan tahun 2012.

William Kuan, Presiden Direktur Prudential Indonesia, menyatakan meskipun tahun 2013 merupakan tahun yang menantang bagi hampir semua perusahaan yang bergerak dalam jasa keuangan di Indonesia, pihaknya bersyukur bahwa Prudential Indonesia tetap mampu mencatatkan pertumbuhan dari tahun ke tahun.

“Kami terus berinvestasi pada produk-produk baru dan memperluas program layanan nasabah yang akan memudahkan lebih banyak orang untuk mendapatkan manfaat dari perlindungan asuransi jiwa, serta membuat proses pengajuan klaim dan manfaat menjadi lebih mudah dan nyaman,” kata William Kuan di Jakarta, Selasa (15/4/14).

“Pada tahun 2013, kami telah membayarkan lebih dari Rp 7 triliun untuk klaim dan manfaat kepada para nasabah dan keluarganya di berbagai daerah di Indonesia, dan kami memberikan dukungan dan bantuan keuangan di saat yang paling mereka butuhkan,” imbuhnya.

William menjelaskan total dana kelolaan Prudential Indonesia bertumbuh mencapai Rp 38,8 triliun, dan di tengah ketidakstabilan pasar, 8 dari 10 dana Prudential menunjukkan kinerja yang baik melampaui acuan pasar.

Di tahun 2013, perusahaan asuransi nomor wahid di Indonesia komitmen dalam berinvestasi untuk mengembangkan dan meningkatkan layanan bagi pemegang polis dengan memiliki 50 persen dari total agen berlisensi yang ada di Indonesia.

“Kami kini memiliki 327 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan penambahan 37 kantor agen baru di 16 kota sehingga dapat membuat layanan lebih dekat dengan para nasabah,” ungkapnya.

William juga menjelaskan pihaknya juga mengembangkan layanan PRUaccess mobile di tahun 2013 yang memberikan kemudahan melalui layanan online yang mudah diakses. Fitur baru e-Transaction untuk pertama kalinya membantu para pemegang polis melakukan transaksi online secara aman melalui layanan perangkat bergerak kapanpun dua puluh empat jam sehari serta portal layanan online.

Prudential juga mengembangkan layanan PRUhospital friends. Saat ini, Prudential Indonesia memiliki 95 staf terlatih yang bekerja secara langsung di berbagai rumah sakit untuk membantu pemegang polis Prudential Indonesia dalam mengisi formulir, mengajukan klaim serta membantu mempercepat prosedur, sehingga memungkinkan nasabah untuk dapat berfokus pada perawatan orang terkasih di saat yang paling dibutuhkan.

“Salah satu tujuan terpenting kami dari tahun ke tahun adalah untuk memberikan kemudahan bagi para pemegang polis dan memastikan bahwa mereka menerima manfaat yang maksimal dari perlindungan asuransi yang mereka miliki. Kami terus berusaha untuk menghasilkan tenaga profesional terlatih di tengah masyarakat, untuk membantu pemegang polis kami di saat mereka paling membutuhkan.

Ini artinya, akan lebih banyak agen bersertifikat, lebih banyak pusat layanan nasabah, dan lebih banyak program yang mendukung layanan rumah sakit. Kami juga memanfaatkan teknologi, untuk memudahkan nasabah dalam mendapatkan informasi polis termasuk nilai unit investasi, dan melacak klaim melalui perangkat bergerak,” kata William.

Pertumbuhan Prudential yang berkelanjutan dan kinerja bisnis yang kuat membuat perusahaan dapat meningkatkan investasi pada program literasi keuangan dan inklusi keuangan, untuk mendukung usaha OJK (Otoritas Jasa Keuangan) membantu jutaan orang Indonesia belajar mempersiapkan dan melindungi masa depan keuangan mereka.

Tahun lalu, Prudential meluncurkan Inisiatif Literasi Keuangan, komitmen perusahaan sebesar 10 juta dolar AS untuk menyediakan pelatihan literasi keuangan dan pendidikan bagi masyarakat berpendapatan rendah serta berinvestasi pada program pendidikan dan beasiswa guna memperkuat dan membangun sektor asuransi di masa yang akan datang.

Sebagai bentuk dukungan perusahaan dalam membantu OJK mencapai penambahan 1.000 aktuaris terlatih, Prudential bekerja sama dengan Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi – Universitas Indonesia (MMFE-UI) untuk membuka kembali program spesialisasi aktuaria yang diselenggarakan dengan fasilitas baru di gedung yang telah direnovasi.

Untuk mendukung inklusi keuangan, Prudential meluncurkan PRUaman, produk asuransi mikro pertama perusahaan. PRUaman adalah produk asuransi mikro terjangkau, yang mudah dibeli dan juga digunakan. Produk ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan unik nasabah dan anggota lembaga keuangan mikro. Program ini merupakan pertama di Indonesia yang mengintegrasikan pendidikan literasi keuangan dengan produk asuransi yang sangat terjangkau dan mudah diakses.

“Salah satu tujuan OJK yang paling penting adalah membantu lebih banyak orang untuk mendapatkan akses terhadap asuransi dan berbagai layanan jasa keuangan lainnya, untuk membantu nasabah merencanakan masa depan keuangan yang aman,” katanya.

“Kami mendukung usaha tersebut dengan investasi baru yang signifikan untuk pelatihan literasi keuangan dan produk asuransi mikro yang memberikan akses perlindungan asuransi jiwa bagi masyarakat berpendapatan rendah di berbagai kota di Indonesia. Kami juga membantu mengembangkan industri melalui kerja sama dengan universitas untuk mendorong lebih banyak aktuaris terlatih, yang merupakan faktor penting dalam pertumbuhan industri ini,” tutur William.

Sumber : Lensa Indonesia

Minggu, 06 April 2014

Prinsip Asuransi Syariah

Asuransi Syariah = Gotong Royong, Jika ada satu Peserta Sakit, Maka Biayanya akan digotong Rame-Rame oleh Peserta Lainnya.

Program Asuransi Sapi Banyak Diminati Peternak

Jakarta -Adanya program asuransi bagi sapi-sapi perah disambut antusias peternak. Saat ini sudah ada ratusan sapi yang diasuransikan di Jawa dan Sumatera.

"Asuransi sapi itu peminatnya banyak, terutama sapi perah, saat ini ada sekitar 225 ekor sapi yang sudah diasuransikan di Jawa dan 600 ekor sapi di Sumatera Barat," kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro ditemui di kantornya, Ragunan, Kamis (7/11/2013).

Syukur mengungkapkan saat ini sudah ada 4 perusahaan asuransi yang memberikan asuransi untuk sapi. "Asuransinya yakni Jasindo, Bumida, Bumi Raya dan Tripitaka," ungkap Syukur.

Syukur mengatakan banyaknya peminat asuransi sapi ini karena sapi peliharaan peternak tersebut hilang dicuri atau mati, maka asuransi akan menganti uang Rp 15 juta per ekornya.

"Jadi kalau sapinya mati atau hilang dicuri orang, maka asuransi akan mengantinya dengan Rp 15 juta per ekor sehingga peternak bisa membeli sapi lagi," ucapnya.

Ia menambahkan premi yang harus dibayar pun cukup terjangkau bagi peternak yakni hanya Rp 300 ribu per tahun."Preminya pun murah hanya Rp 300 ribu per tahun dan itupun bisa dicicil di koperasi," tutup Syukur.

Sebelumnya Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Pertanian (Kementan) bekerjasama dengan perusahaan asuransi meluncurkan skema Asuransi Ternak Sapi.

Peluncuran ini ditandai dengan penyerahan polis kepada 10 peternak sapi anggota Koperasi Warga Mulya, Sleman, Yogyakarta dan anggota Asosiasi Peternak Sapi Boyolali (Aspin), Jawa Tengah.

Program ini merupakan salah satu implementasi dari Nota Kesepahaman yang terjalin antara kedua lembaga sejak 2011, yang bertujuan mendorong peningkatan akses kepada sumber-sumber pembiayaan untuk usaha di sektor pertanian.

Sumber : detikFinance